Headlines News :
KOMPLEK PONDOK PESANTREN AL FURQON MUDALANG - JL.H.M. AMIN RT.07 DESA MUDALANG KEC. KUSAN HILIR KAB. TANAH BUMBU 72273
Home » » Kisah Wafatnya Rosulullah SAW ( Bag 3 )

Kisah Wafatnya Rosulullah SAW ( Bag 3 )

 

Pada bagian yang lalu dikisahkan bahwa Rosululloh kedatangan Malaikat Maut yang menyerupai laki laki arab selanjutnya…………

 

Rosululloh SAW berkata:”masuklah wahai Malaikat Maut”, maka Malaikat Mautpun masuk dan memberi salam:”Assalamu ‘Alaika Ya Rosululloh” kemudian Nabi menjawab:”Wa’alaikassalam wahai Malaikat Maut, apakah kedatanganmu untuk berziarah atau hendak mencabut ruhku ?”, Malaikat Maut menjawab:”aku datang untuk berziarah sekaligus mencabut ruh itupun jika engkau meizinkanku, jika engkau tidak mengizinkan aku akan kembali”, Rosululloh berkata:


”wahai Malaikat Maut dimanakah Jibril?” Malaikat Maut menjawab:”Malaikat Jibril aku tinggalkan dilangit dunia bersama malaikat yang lain”.

Berselang beberapa saat datanglah Jibril ‘Alaihis Salam dan duduk disisi kepala Rosululloh SAW, Rosululloh SAW berkata kepada jibril:”tidakkah engkau mengetahui bahwa kematian ini telah dekat?”, Jibril menjawab:”benar wahai Rosululloh”, kemudian Rosululloh SAW berkata:”kabarkan kepadaku sebuah kabar gembira berupa kemuliaan disisi Allah untukku”. Jibril menjawab:”sesungguhnya pintu langit telah dibuka sedang para Malaikat berbaris dilangit menunggu kehadiran ruhmu, pintu-pintu surge juga telah dibuka dan para bidadari seluruhnya telah berhias menunggu kehadiran ruhmu”, Rosululloh SAW berkata:”ALHAMDULILLAH”. Rosululloh saw kemudian bertanya lagi:”bagaimana dengan keadaan ummatku dihari qiyamat?”, Jibril menjawab:”berita gembira untukmu bahwasanya Allah Ta’ala berfirman”sesungguhnya AKU haramkan surga atas seluruh Nabi sampai engkau masuk kedalamnya, AKU haramkan surge atas seluruh ummat sampai ummatmu masuk kedalamnya”, Rosulullah pun berkata:”sekarang hatiku tenang keraguankupun hilang”.

Kemudia Rosululloh SAW berkata kepada Malaikat Maut:”engkau kuizinkan”, maka Malaikat Mautpun mendekat untuk mencabut ruh Rosululloh SAW. Ketika ruh itu sampai kepada pusar Rosululloh SAW, beliau bekata kepada Jibril:”wahai Jibril, tidak ada yang lebih dahsyat dari pahitnya kematian”, mendengar ucapan Rosululloh Jibril memalingkan mukanya dari Rosululloh. Rosululloh berkata:”wahai JIbril, apakah engkau tidak senang melihat wajahku ?”, Jibril menjawab:”wahai kekasihku,hati siapakah yang tega melihat wajahmu sedang engkau dalam keadaan sakarotul maut”.

Anas bin Malik RA beriwayatkan: adalah saat ruh Rosululloh telah sampai didadanya Rosululloh berkata:”aku wasiatkan kepada kalian (jangan meninggalkan) sholat dan akan orang-orang yang ada dalam tanggunganmu” tiada hentinya beliau mewasiatkan keduanya sampai terputus kata-kata beliau.

‘Ali RA berkata:”sesungguhnya Rosululloh diakhir nafasnya beliau menggerak-gerakkan bibirnya dua kali, maka kudekatkan pendengaranku dan kudengar beliau berkata:”ummatku…, ummatku…”, maka Rosululloh SAW pun wafat dihari Senin bulan Rabi’ul Awal.

فَلَوْ كَانَتِ الدُّ نْيَا تَدُوْمُ لِوَاحِدٍ , لَكَانَ رَسُوْلُ اللهِ فِيْهَا مُخْلِدً ا

“Andaikata ada didunia ini yang bias kekal untuk satu orang,  adalah Rosululloh SAW yang kekal didunia ini”

Diriwayatkan bahwa ‘Ali RA meletakkan Rosululloh diatas ranjang untuk memandikannya, tiba-tiba terdenga suara teriakan dari dalam ruangan rumah dengan suara yang sangat tinggi, suara itu berkata:”jangan engkau mandikan Muhammad sesungguhnya dia itu suci dan disucikan, menurut pendapatku seperti itu”, ‘Ali RA berkata:”siapakah engkau, sementara Nabi SAW menyuruh kami memandikannya?”, terdengar suara teriakan yang lain:” wahai ‘Ali, mandikan dia (Rosululloh SAW). Sesungguhnya teriakan pertama adalah dari iblis La’natulloh yang hasud kepada Muhammad, dia bermaksud agar Muhammad dimasukkan kedalam kuburnya tidak dalam keadaan telah dimandikan”. ‘Ali RA berkata kepada suara yang kedua:”jazakallohu Khoyron, telah member tahuku bahwa dia adalah Iblis, tapi siapakah engkau?”, suara itu menjawab:”aku (Nabi) Khidir, aku dtang untuk menghadiri jenazah Muhammad ‘Alaihis Sholatu Wassalam”.

‘Ali RA pun kemudian memandikannya dari siraman air Fudhoil bin ‘Abbas dan Usamah bin Zaid Rodhiyallohu ‘Anhum ‘Ajma’in. datang pula Malaikat Jibril membawa “balsem” dari surge, Rosululloh kemudian dikafankan dan dikebumikan dikamar ‘Aisyah pada malam Rabu tengah malam (riwayat lain mengatakan malam Selasa).

Dan ‘Aisyah berdiri diatas pusara Rosululloh SAW seraya berkata:Wahai orang yang tidak pernah memakai sutra, yang tidak pernah tidur diatas kasur yang empuk, wahai orang yang pergi meninggalkan dunia sedang perutnya tidaklah kenyang dari sebiji gandum, wahai orang yang memilih tikar daripada tidur diranjang, wahai orang yang tidak tertidur sepanjang malam (beribadah) karena takut neraka sa’ir”.

TAMMAT

Semoga Segala yang kita lihat dan yang kita dengar menjadi kebaikan untuk zohir dan bathin kita, Amin...
Bagikan :

0 komentar:

Tuliskan komentar anda

Komentar yang bersifat rasis atau apapun bentuknya akan kami hapus...!

 
Copyright © 2022. PONPES AL FURQON MUDALANG - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template